KBMN PGRI ANGKATAN KE 28
Pertemuan ke : 3
Angkatan. : 28
Hari/tanggal. : Jumat, 13 Januari 2023
Tema Materi. : Gali Potensi Ukir Prestasi
Narasumber. : Aam Nurhasanah, S. Pd
Moderator. : Arafiah Afifi, S. Pd
Nama Peserta : Eko Sri Munarti, S. Pd
Assalamualaikum Warahmatullahi wa barokatuh.
Selamat malam saudara - saudaraku sebangsa dan setanah air dari Sabang Sampai Merauke. Salam sejahtera untuk kita semua. Malam ini adalah hari Jumat, 13 Januari 2023 merupakan pertemuan kita yang ke tiga dalam pembelajaran menulis di KBMN angkatan ke 28 ini. Ibu Arofiah Afifi, S. Pd sebagai moderator telah memandu jalannya pembelajaran ini selama kurang lebih 2 jam. Adapun narasumber malam ini adalah ibu Aam Nurhasanah, S, Pd., beliau mengambil tema yang berjudul "Gali Potensi Ukir Prestasi".
Profil narasumber : nama Aam Nurhasanah, S. Pd, lahir di Cipanas, 12 Agustus 1988.
Pendidikan : SDN Bintangresmi 02 Cipanas, SMPN 1 Cipanas, SMAN 1 Cipanas, kuliah S1 di STKIP SETIA BUDHI Rangkasbitung, Prodi DIKSATRASIADA dan lulus tahun 2012.
Profesi : Sebagai guru Mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri Satu Atap 4 Cipanas, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.
Karir : Blogger penulis pemula, moderator, narasumber, kurator, sekarang sedang belajar menjadi editor dari naskah Kelas Belajar Menulis Om Jay
Prestasi : Juara 1 Lomba Blog PGRI, Juara 10 besar HUT AISEI kategori Artikel Favorit, melahirkan 56 judul buku.
Pertemuan dengan ibu Aam diawali dengan perkenalan beliau, juga ucapan terima kasih kepada Om Jay sebagai founder KBMN yang telah memberikan kesempatan kepada beliau untuk mengembangkan pengalamannya. Lebih lanjut ibu Aam meminta kepada para peserta KBMN untuk memberikan alasan mengapa ingin bergabung di Kelas Belajar Menulis ini dengan menyebutkan nama dan alamat terlebih dahulu. Dari semua alasan semua peserta dapat disimpulkan bahwa walaupun alasannya berbeda tetapi memiliki tujuan yang sama yaitu belajar, menimba ilmu, dan akhirnya dapat menulis buku.
Sesuai dengan tema, Bagaimana menggali potensi untuk mengukir prestasi, jawabannya: kita bisa mengukir dengan apa yang kita sukai, jika menyukai menulis maka sebaiknya menekuni bidang menulis. Menulis dari apa yang disukai, apa yang dialami, atau apa yang dikuasai, misalnya: menulis puisi, pantun, cerpen, novel, atau kisah inspiratif. Namun untuk penulis pemula banyak mengalami kendala dalam menulis karena takut tulisan jelek, takut dibully, tidak percaya diri, takut tulisan tidak sempurna dan keraguan dalam mempublikasi tulisan. Itu juga yang pernah dirasakan oleh ibu Aam saat pertama kali menjadi penulis sehingga menyebabkan beliau tidak lulus di gelombang 8. Namun beliau tidak berputus asa, dan mencoba kembali di gelombang 12 dan akhirnya lulus. Semangatnya semakin berkobar saat menerima materi dari Bunda Kanjeng hingga menghasilkan buku antologi dengan judul "Semangat Menulis Bersama Bunda Kanjeng". Nama beliau pun berada di urutan pertama dari 42 penulis se-Indonesia.


Buku dengan judul " Mengukir Mimpi Jadi Penulis Hebat" yang terbit pada bulan Agustus 2020 merupakan buku solo pertama karya beliau.
Setelah lulus dari KBMN ke 12 beliau menjadi Tim Solid Om Jay sebagai moderator di kelas belajar dan kelas belajar bicara, sehingga terbitlah buku ke dua yang berjudul "Kunci Sukses Menjadi Moderator Online.
Beliau mengikuti jejak OmJay untuk menulis setiap hari dan membukukan setiap pengalamannya. Berikutnya beliau ikut menulis satu minggu bersama Prof. Eko Indrajit, dan naskahnya lolos seleksi dan bisa terbit di Gramedia. Selain itu beliau juga ikut Lomba Blog PGRI dan meraih Juara 1 pada bulan Maret 2021.
Setelah mengedit novel Juminah, beliau mendapat tantangan dari Bunda Kanjeng untuk menjadi editor sehingga bisa membantu para peserta KBMN untuk membuat buku.
Buku solo beliau yang ke 4 berjudul "Rajin Menulis Berbuah Manis"
Dalam sesi ke dua yaitu sesi tanya jawab antara peserta dengan narasumber. Dalam sesi ini semua pertanyaan selalu direspon dengan baik oleh ibu Aam, beliau menjawab dengan cermat.
Terima kasih ibu Aam sudah memberikan materi ini kepada kami, khususnya bagi penulis pemula seperti saya, sehingga saya termotivasi untuk belajar menulis lebih baik lagi.
Semangat selalu dan teruslah berkarya!
Bagus ...runtut.
BalasHapusJika berkenan silakan berkunjung ke tulisan saya
https://ragungps.blogspot.com/2023/01/menjadi-saksi-aneka-prestasi-literasi.html
Mantap bu, singkat, padat, dan mudah dipahami
BalasHapus