KBMN PGRI ANGKATAN 28
Pertemuan ke : 30
Angkatan : 28
Hari/Tanggal : Jumat, 27 Maret 2023
Tema Materi : Usaha Penerbitan Buku
Narasumber : Mukminin, S.Pd
Moderator : Muliadi, M. Pd
Nama Peserta : Eko Sri Munarti,S. Pd
Assalamualaikum warahmatullahi wa barokatuh.
Alhamdulillah sudah sampai di penghujung pembelajaran menulis KBMN PGRI gelombang 28 atau di pertemuan ke 30 ini. Pada malam terakhir ini narasumbernya adalah Bapak Mukminin, S.Pd. Beliau adalah seorang guru SMK I Kedungpring, Lamongan sejak tahun 2989 sampai sekarang, dan biasanya beliau dipanggil dengan sebutan Cak Inin. Didampingi oleh Bapak Muliadi sebagai moderatornya. Bapak Muliadi membuka acara malam ini dengan sebuah quote dari mujahid Mesir "Sayyid Qurb.
" Satu peluru hanya mampu menembus satu kepala, tetapi satu tulisan bisa menembus ribuan dan bahkan jutaan kepala " yang artinya bahwa pengaruh tulisan itu luar biasa, misalnya buku Ihya Ulumuddin karya Imam Al Ghazali, buku yang diterbitkan lebih dari seribu tahun yang lalu itu hingga kini terus dibaca dan mempengaruhi orang.
Cak Inin, lahir di Jombang, 6 Juli 1965. Menempuh pendidikan S1 di IKIP PGRI Tuban tahun 1998, dan menyelesaikan S2 UNISDA Lamongan tahun 2012 jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia. Selain sebagai guru, beliau juga sebagai narasumber, mengadakan pelatihan menulis buku, penulis, penerbit "Kamila Press " Lamongan, dan sebagainya. Karya buku beliau sangat banyak (6 buku doli, buku duet, 28 buku karya bersama), Penghargaan yang diperoleh pun banyak ( Satyalancana Karya Satya XX tahun, Anugerah Parasamya Suratman Nugraha - Guru Pegiat Literasi, Anugerah Parasamya Susastra - Guru Penulis). Untuk lebih jelasnya dapat dilihat di http://cakinin.bligspot.com/2020/18/curiculum-vitae.html dan di http://cakinin, blogspot.com/2022/02/usia-56-tahun-aku-berkarya-dsn.html
Cak Inin yang merupakan alumni KBMN PGRI gelombang 28 ini menyatakan bahwa menulis dan menerbitkan buku itu mudah, tidak serumit yang dibayangkan. Apalagi sebagai seorang guru pasti bisa menulis baik fiksi maupun non fiksi. Guru mempunyai banyak kisah dan pengalaman inspiratif yang bisa ditulis dalam bentuk buku. Agar orang mengetahui tulisan guru tersebut maka harus dipublikasikannya menjadi bentuk buku akan mendatangkan manfaat bagi banyak pembaca dan untuk penulis sendiri.
5 Tahapan dalam Menulis dan Menerbitkan Buku:
1. Pra Writing
a. Tahap awal penulis mencari ide apa yang akan ditulis dengan peka terhadap sekitar (pay attention)
b. Penulis harus kreatif menangkap fenomena yang terjadi di sekitar untuk menjadi tulisan.
c. Penulis banyak membaca buku.
2. Drafting
Penulis mulai menulis naskah buku sesuai dengan apa yang dia sukai (passion). Boleh menulis artikel, cerpen, puisi, novel dan sebagainya dengan penuh kreatif dalam merangkai kata, menggunakan majas, dan berekspresi untuk menarik pembaca.
3. Revisi
Setelah naskah selesai maka dilakukan revisi naskah. Merevisi tulisan, mana yang baik dicantumkan dan bagian mana yang perlu direvisi atau bahkan dibuang, serta apa yang perlu ditambahkan
4. Editing/ Swa Sunting
Penulis melakukan pengeditan memperbaiki berbagai kesalahan pada kalimat dan lain -lain. Tahap ini boleh dikatakan sebagai "Swa Sunting" , yaitu menyunting tulisan sendiri sebelum masuk ke penerbit. Penulis dituntut untuk memiliki kemampuan Bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai PUEBI.
5. Publikasi
Jika tulisan yang berupa naskah buku sudah baik maka masuk tahap publikasi atau Penulisan Buku.
Usaha penerbitan buku milik Bapak Mukminin
Lebih lanjut beliau menjelaskan bahwa perjalanannya dalam mendapatkan ijin atau sertifikat untuk memiliki usaha penerbitan dan kemudian mendaftarkan ke Perpusnas untuk dapat menerbitkan buku yang ber-ISBN. Sama seperti usaha yang lainnya yang tidak selamanya berjalan lancar, pasang surut usaha pun sempat dirasakan. Ketika bulan September 2020, pernah terjadi krisis ISBN, banyak penerbit Indie yang sudah lama tidak mendapatkan ISBN karena beberapa permasalahan, yaitu membludaknya permintaan nomor buku ISBN, sehingga terjadi seleksi, buku-buku yang menulis bersama atau nubar pun akhirnya juga tidak dapat di ISBN- kan.
Ada beberapa kasus yang menjadi isu saat itu:
1. Buku yang mendapat ISBN ternyata tidak dicetak oleh penerbit.
2. Ketika dicetak hanya dicetak 5 buku saja oleh penerbit.
3. Bukunya hanya berisi tentang kegiatan -kegiatan di sekolah saja.
4. Penerbit tidak menyetorkan 2 buku ke Perpusnas, karena ini merupakan syarat dari Perpusnas yang mengajukan ke ISBN.
5. Aturan baru bahwa penerbit harus memiliki web berbayar, bukan blog gratis, berlaku untuk penerbit yang mengajukan nomor ISBN. Tetapi saat itu banyak penerbit yang hanya menggunakan blog untuk menjalankan usaha miliknya.
Syarat -syarat mengajukan nomor buku ber-ISBN:
1. Penerbit harus memiliki link berbayar.
2. Buku yang diajukan nomor ISBN harus dikirim lengkap ke web Perpusnas:
a. Cover buku.
b. Permohonan ISBN Buku Perpusnas oleh penanggung jawab penerbit ( direkturnya ).
c. Surat Pernyataan Keaslian Karya, bermeterai 10.000 dan ditandatangani penulis, mengetahui penanggung jawab penerbit dengan stempel penerbit.
d. Naskah buku yang sudah layout bentuk PDF lengkap, atau untuk satu buku harus diberi WATERMARK, dan nama judul buku dan penerbit.
Jika ditolak oleh Perpusnas untuk penerbitan nomor ISBN maka akan diajukan untuk menggunakan QRCBN
Syarat - syarat penerbitan di Kamila Press Lamongan ada 2, yaitu:
1. Kirimkan naskah lengkap:
- Judul
- Kata Pengantar
- Daftar Isi Naskah
- Daftar Isi
- Daftar Pustaka
- Biodata Penulis dengan foto dan sinopsis
2. Ketik A5 ukuran 148 x 21 cm, spasi 1,15 ukuran font 11 dan margin kanan 2 cm, margin kiri 2 cm, atas 2 cm, bawah 2 cm, gunakan huruf arial, calibri, atau cambria dan masukkan dalam 1 file kirim ke nomor WA Bapak Mukminin atau email gusmukminin@gmail.com
Harga Penerbitan buku di Kamila Press Lamongan ( harga sewaktu-waktu bisa berubah). Biaya Cetak buku A5, kertas Bookpaper (coklat halus) atau HVS putih (termasuk biaya ISBN, Layout, edit, cover buku, PO buku, sertifikat). Minimal cetak 10 buku mulai 1 SEPTEMBER 2022.
A. 60 halaman: # Cetak 10 buku/ eksp. = 645.000 + Ongkir
B. 70 hlm: # Cetak 10 buku = 665.000 + Ongkir
C. 85 hlm : # Cetak 10 buku = 673.000 + Ongkir
D. 90 hlm:# Cetak 10 Buku = 728.000 + Ongkir
E. 100 hlm: # Cetak 10.Buku = 738.000 + Ongkir
F. 125 hlm: # Cetak 10 buku = 764.000 + Ongkir
G. 150 hlm= # Cetak 10 buku = 815.000 + Ongkir
H. 200 hlm: # Cetak 10 buku = 855.000 + Ongkir
I. 250 hlm: # Cetak 10 buku = 915.000 + Ongkir
J. 300 hlm: # Cetak 10 buku = 970.000 + Ongkir
H. 350 hlm: # Cetak 10 buku = 1.120.000 + Ongkir
I. 400 hlm: # Cetak 10 buku = 1.170.000 + Ongkir
J. 450 hlm: # Cetak 10 buku = 1.220.000 + Ongkir
K. 500 hlm.: #Cetak 10 = 1.270.000 + Ongkir
Setelah cetak 10 buku dengan jumlah halaman dan harga tersebut, selebihnya dihitung harga cetak ulang :
1. Cetak buku 60 hlm Harga @ 22.000
2. Cetak buku 70-75 hlm harga @23.000
3. Cetak buku 100 hlm. Harga @ 25. 000
4. Cetak buku 140 hlm harga @ 30.000
5. Cetak buku 150 hlm @ 31.000
6. Cetak buku 250 hlm. Harga @ 42.000
7. Cetak buku 300 hlm. Harga @ 47.000
8. Cetak 320 hlm. Harga @ 48.000
9. Cetak 340 hlm. Harga @ 50.000
10.Cetak 360 hlm. Harga @ 52.000
11. Cetak 380 hlm. Harga @ 55.000
12. Cetak 400 hlm. Harga @ 57.000
13. Cetak 420 hlm. Harga @ 59.000
14. Cetak 440 hlm. Harga @ 62.000
15. Cetak 480 hlm. Harga @ 65.000
16. Cetak 500 hlm. Harga @ 67.000
Semua PLUS ONGKIR!
Demikian resume ke 30 di pembelajaran KBMN PGRI gelombang 28 ini, semoga bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih kepada Bapak Mukminin yang telah menyampaikan materi dan pengalamannya, terima kasih juga kepada Bapak Muliadi yang telah memandu jalannya pertemuan hingga selesai. Sukses selalu untuk kita semua. Salam literasi.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wa barokatuh.
Komentar
Posting Komentar